Terlalu Dini Bicara Pilkada 2030, Wabup Rahmanto Muhidin Fokus Utama Saat Ini Tuntaskan Amanah Rakyat
Puruk Cahu, Mediamura.com – Menguatnya perbincangan politik di ruang digital terkait Pilkada 2030 mendapat tanggapan dari Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin.
Ia menilai, dinamika tersebut masih terlalu dini dan berpotensi mengalihkan fokus dari tanggung jawab utama pemerintahan saat ini.
Dalam keterangannya, Rahmanto mengungkapkan bahwa belakangan ini mulai bermunculan spekulasi publik mengenai pasangan calon dan arah politik sejumlah tokoh, 22/04/2026
Nama-nama seperti Heriyus M Yoseph hingga figur lain mulai diperbincangkan, bahkan dipasangkan dalam berbagai asumsi politik menuju kontestasi mendatang.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa situasi tersebut seharusnya tidak perlu disikapi secara berlebihan.
“Pilkada masih jauh. Terlalu dini jika energi kita habis hanya untuk membicarakan arah politik ke depan, apalagi sampai menggiring opini seolah kontestasi sudah dekat,” ujarnya.
Menurut Rahmanto, politik bukan semata soal konfigurasi pasangan calon, melainkan tentang kemampuan menempatkan prioritas pada waktu yang tepat. Ia menekankan bahwa saat ini bukan momentum untuk membangun wacana politik, melainkan waktu untuk bekerja dan menunaikan tanggung jawab kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah membantu Bupati dalam menuntaskan janji-janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat Murung Raya.
“Janji politik itu bukan sekadar kata-kata saat pemilu. Itu adalah hutang moral yang harus dibayar dengan kerja nyata,” tegasnya.
Rahmanto juga menyoroti pentingnya memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ia ingin agar masyarakat tidak hanya melihat pemimpinnya saat masa kampanye, tetapi juga merasakan dampak nyata dari setiap kebijakan dan program yang dijalankan.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa jabatan yang diemban saat ini bukanlah batu loncatan menuju kontestasi berikutnya, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan adalah ladang pengabdian, tempat kepercayaan rakyat diuji dengan kerja nyata, bukan sekadar wacana,” katanya.
Terkait masa depan politik, Rahmanto memilih menyerahkannya pada waktu. Ia percaya bahwa jika pengabdian saat ini dijalankan dengan sungguh-sungguh, maka arah ke depan akan terbentuk dengan sendirinya.
“Tidak perlu tergesa-gesa. Jika hari ini kita bekerja dengan baik, maka jalan ke depan akan menemukan bentuknya sendiri,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Rahmanto menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjadi pelayan masyarakat dan menuntaskan amanah yang telah diberikan.
“Bagi saya, kehormatan terbesar bukanlah menjadi calon, tetapi menjadi orang yang bisa dipercaya hingga akhir masa jabatan,” pungkasnya.
(Pengki)
Posting Komentar