Dinas Perikanan Siapkan Budidaya Ikan Kolam Geo Membran, Dorong Produktivitas dan Agrowisata
Puruk Cahu, Mediamura.com – Dinas Perikanan dan Pertanian Kabupaten Murung Raya berencana mengembangkan budidaya ikan menggunakan kolam Geo Membran sebagai inovasi untuk meningkatkan produksi perikanan sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah. Gagasan tersebut muncul setelah jajaran dinas mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan yang memperkenalkan berbagai teknologi budidaya modern dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kabupaten Murung Raya, Sri Karyawati, mengatakan teknologi kolam Geo Membran dinilai memiliki sejumlah keunggulan, terutama dari sisi efisiensi biaya dan kemudahan dalam proses pembangunan dibandingkan kolam permanen berbahan beton atau semen.
Menurutnya, penggunaan kolam Geo Membran dapat menjadi solusi bagi pengembangan sektor perikanan karena membutuhkan anggaran yang lebih terjangkau, namun tetap mampu mendukung budidaya ikan secara optimal.
"Kolam Geo Membran ini menjadi alternatif yang baik karena lebih efisien dari sisi anggaran. Kami berharap rencana pengembangannya dapat didukung melalui APBD sehingga bisa segera direalisasikan," ujar Sri Karyawati, Senin (13/7/2026).
Sebagai langkah awal, pemerintah daerah berencana menjadikan kawasan Stadion Mini sebagai lokasi percontohan pembangunan kolam Geo Membran. Kawasan tersebut nantinya tidak hanya difungsikan sebagai sentra budidaya ikan, tetapi juga dipadukan dengan sektor pertanian sehingga menjadi kawasan edukasi dan pengembangan agrowisata.
Selain di Stadion Mini, program serupa juga direncanakan dikembangkan di Desa Matiat Pari. Konsep yang diusung adalah kawasan pertanian terpadu, di mana budidaya ikan akan diintegrasikan dengan sektor pertanian dan peternakan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.
Integrasi berbagai sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem usaha yang saling mendukung, memberikan nilai tambah bagi petani dan pembudidaya ikan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Murung Raya.
Untuk memastikan penerapan teknologi tersebut berjalan maksimal, Dinas Perikanan dan Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Murung Raya juga merencanakan studi banding ke kawasan Mandiangin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Daerah tersebut dinilai berhasil menerapkan sistem budidaya ikan menggunakan kolam Geo Membran.
Melalui kunjungan tersebut, pemerintah berharap dapat mempelajari penerapan teknologi, pengelolaan budidaya, hingga strategi pengembangan kawasan perikanan yang nantinya dapat diadaptasi sesuai dengan kondisi di Murung Raya.
Dengan adanya inovasi ini, pemerintah optimistis sektor perikanan daerah akan semakin berkembang, meningkatkan hasil produksi, membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, serta menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian dan perikanan di Kabupaten Murung Raya.
(Pengki)
Posting Komentar