BPBD Murung Raya Perkuat Ketangguhan Desa Lewat Sosialisasi Visioner Kebencanaan di Desa Baru Mirai
Puruk Cahu, Mediamura.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya terus memperkuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di tingkat desa. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Visioner Kebencanaan yang dilaksanakan di Desa Baru Mirai pada 15 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang BPBD Murung Raya dalam membangun kesadaran dan kapasitas masyarakat desa terhadap potensi risiko bencana alam, khususnya banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi di wilayah pedalaman Kalimantan Tengah pada tanggal 16/01/2026
Kepala BPBD Kabupaten Murung Raya melalui perwakilannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada penyampaian teori, tetapi juga menanamkan pola pikir visioner kepada masyarakat agar mampu mengenali ancaman, mengurangi risiko, serta melakukan langkah cepat dan tepat saat terjadi bencana.
“Penanggulangan bencana bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membentuk desa yang tangguh bencana, mandiri, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta yang terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, relawan kebencanaan, serta warga setempat dibekali pemahaman tentang peta risiko bencana, sistem peringatan dini, prosedur evakuasi, hingga pentingnya koordinasi lintas sektor saat kondisi darurat. Diskusi interaktif dan simulasi sederhana turut dilakukan agar materi lebih mudah dipahami dan diaplikasikan.
Pemerintah Desa Baru Mirai menyambut positif kegiatan ini dan berharap sosialisasi kebencanaan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurut mereka, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di desa menjadi kunci utama dalam meminimalisir dampak bencana.
Melalui kegiatan sosialisasi visioner kebencanaan ini, BPBD Kabupaten Murung Raya menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional pengurangan risiko bencana serta mewujudkan masyarakat yang lebih siap, tangguh, dan berdaya menghadapi bencana di masa depan.
(Pengki)
Posting Komentar